Bcraktol Inovasi Sereal Ekstrak Kulit Pisang Raja (Musa paradiciaca)  dan Umbi Bentul (Xanthosoma sagittifolium) sebagai Upaya Penurunan Kadar Kolesterol: Studi in Vivo pada Tikus Putih (Rattus norvegicus)

Authors

  • Akmal Syabil Adyatma Author
  • Rayyan Abimanyu Admajaya Author

Keywords:

Bcraktol, kulit pisang raja, umbi bentul, kolesterol, tikus putih

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan gangguan metabolik, yang ditandai dengan kadar kolesterol dalam tubuh meningkat. Gaya hidup tidak sehat seperti mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak jenuh dan kurangnya aktifitas fisik menjadi pemicu meningkatnya kadar kolesterol dalam tubuh. Bacraktol, infus kulit dan umbi pisang, merupakan tanaman yang kaya akan antioksidan, antihiperlipidemia, dan antihepatoprotektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Bcraktol dalam menurunkan kadar kolesterol secara in vivo pada tikus putih, dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang menggunakan 5 kelompok perlakuan yaitu control (-), control (+), Bcraktol 300 mg/kgBB, 400 mg/kgBB, 500 mg/kgBB. Data dari kadar kolesterol di ukur menggunakan alat glucometer, kemudian di lanjut menggunakan uji ANAVA satu arah dilamjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian Bcraktol berpengaruh dalam menurunkan kadar kolesterol darah tikus (p < 0,05). Dosis 300 mg/kgBB memberikan efek paling optimal dengan rata-rata kadar kolesterol mendekati normal (106,4 mg/dl) di bandingkan dengan perlakuan kontrol positif (141.2 mg/dl).Kesimpulan dari penelitian ini adalah Bcraktol paling efektif dalam menurunkan kadar kolesterol adalah dosis 300 mg/kgBB.

Downloads

Published

2026-06-20