Intervensi Sosial untuk Mendorong Kemandirian Masyarakat dalam Budidaya Sayuran di Lahan Kosong Perumahan
DOI:
https://doi.org/10.12348/7702w397Keywords:
intervensi sosial, budidaya sayuran, kemandirian masyarakatAbstract
Abstrak
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan model intervensi sosial guna mendorong kemandirian masyarakat dalam budidaya sayuran melalui pemanfaatan lahan kosong komunal di Perumahan Bumi Candi Asri, Sidoarjo.
Metode: Metode yang digunakan adalah diskusi yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program.
Hasil: Hasil dari intervensi ini menunjukkan adanya peningkatan dalam pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait budidaya sayuran.
Kontribusi/Nilai tambah: Program ini memberikan nilai tambah dengan mengubah aset yang terbengkalai (lahan kosong) menjadi sumber daya yang bermanfaat dan produktif, sekaligus menumbuhkan kemandirian serta memperkuat ikatan sosial di kalangan masyarakat.
Kebaruan: Kebaruan dari pengabdian ini terletak pada model intervensi sosial yang berbasis partisipasi dan terbukti efektif dalam menumbuhkan kemandirian masyarakat.
Abstract
Objectives: This study aims to design and implement a social intervention model to foster community self-sufficiency in vegetable cultivation by utilizing communal vacant land in Perumahan Bumi Candi Asri, Sidoarjo.
Methods: The method used is a discussion-based approach that actively involves the community in the planning, implementation, and evaluation stages of the program.
Result: The results of this intervention show an increase in the community's knowledge and skills related to vegetable cultivation.
Contribution/ value added:. This program provides added value by converting a neglected asset (vacant land) into a useful and productive resource, while also fostering self-sufficiency and strengthening social bonds within the community.
Novelty: The novelty of this project lies in its participatory social intervention model, which has proven effective in fostering community self-sufficiency.