Sosialisasi Pinjaman Digital Beretika: Penguatan Literasi Keuangan Syariah bagi Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.12348/1tcztn75Keywords:
pinjaman digital, literasi keuangan, etika, perspektif syariah, mahasiswaAbstract
Abstrak
Tujuan: Penelitian ini bertujuan Mengatasi rendahnya literasi keuangan digital beretika dan perspektif syariah di kalangan mahasiswa.
Metode: Penelitian ini Menggunakan pendekatan Experiential Ethics Learning melalui seminar hybrid yang menggabungkan edukasi, simulasi kasus, dan pendampingan reflektif. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test
Hasil: Terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan secara statistik. Peserta menjadi lebih kritis terhadap risiko pinjol ilegal dan memahami alternatif pembiayaan syariah. Luaran berupa modul digital.
Kontribusi/Nilai tambah: Membekali calon profesional dengan kompetensi etis dan syariah, serta berkontribusi pada pencegahan jeratan pinjaman digital.
Kebaruan: Integrasi pendekatan Experiential Ethics Learning dengan perspektif ekonomi syariah dalam konteks literasi keuangan digital.
Abstract
Purpose: This study aims to address the low level of ethical digital financial literacy and Sharia perspectives among university students.
Method: This study utilizes an Experiential Ethics Learning approach via a hybrid seminar, integrating education, case simulations, and reflective mentoring. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests.
Results: A statistically significant increase in understanding was found. Participants became more critical of illegal online loan risks and gained insight into sharia-compliant financing alternatives. The output is a digital module.
Contribution/Added Value: Equips future financial professionals with ethical and Sharia competencies, which help prevent digital loan traps.
Originality: The integration of Experiential Ethics Learning with an Islamic economic perspective in digital financial literacy interventions.